PhotobucketPhotobucketPhotobucket

Sisi Lain Kecoa Yang Mengejutkan




Kecoa, hewan atau lebih tepatnya serangga yang dianggap sebagai pengganggu dan menjijikkan, ternyata memiliki banyak keunggulan, hal inilah yang membuatnya tetap eksis sejak 300 juta tahun lalu, jadi kecoa lebih tua dari Dinosaurus. Ketika keluarga reptil raksasa Dinosaurus musnah sekitar 65 juta tahun lalu, keluarga kecoa terus bertahan hidup, hingga kini.









Berikut ialah kelebihan-kelebihan kecoa yang begitu mencengangkan


Kecoa Tahan Radiasi Nuklir
Penelitian terakhir dari Iowa University, AS, menemukan bahwa kecoa tahan terhadap radiasi hingga 105.000rems ( manusia hanya tahan bila tekena radiasi kurang dari 800 rems )

Sel-sel kecoa membelah hanya pada saat siklus molting, sekitar sekali seminggu. Maka mereka bersifat sensitif pada radiasi hanya sekitar 48 jam, atau 1/4 minggu. Manusia memiliki darah dan immune stem-cell yang membelah secara konstan. Dengan radiasi bom nuklir, semua manusia akan mati, namun hanya 1/4 dari kecoa yang akan bertahan hidup.

Yang menarik, Mythbusters melakukan tes dan ternyata kecoa dapat hidup pada intensitas radiasi 10x yang dibutuhkan untuk membunuh manusia. Jadi..terjadi bencana atom atau serangan nuklir di muka Bumi, maka manusia yang akan musnah dan kecoa yang berkuasa





Kecoa Mampu Hidup Tanpa Kepala
Kehebatan kecoa yg lain yaitu kecoa masih mampu bertahan hidup walau kepalanya sudah tidak ada. Ini karena kecoak gak perlu otak sebagai alat pengendali gerak tubuhnya, kecoa juga gak butuh kepala buat bernapas, dan kehilangan kepala juga gak membuat dia kehabisan darah. kehilangan kepala hanya menyebabkan kecoa kehilangan arah (karena sungut dan matanya terletak di kepala) dan tidak bisa makan yang menyebabkannya mati kelaparan dalam waktu hingga 30 hari setelah kepalanya terlepas




Kecoa Tahan Beturan/Bantingan
Kehebatan lainnya, kecoa termasuk spesies serangga "tahan pukul." Jika tidak sampai hancur atau remuk, kecoa bisa menahan benturan dan mampu bertahan hidup walau menderita luka. Memang mekanisme pertahanan akan merespons pukulan dengan gerakan diam seolah mati, tapi setelah itu ia akan melarikan diri. Ketahanan tubuhnya terhadap benturan disokong oleh lapisan pelindung di sekujur tubuhnya.
jadi klo agan bunuh kecoa cuman di geplak doang trus kecoanya diem gak gerak, itu elum tentu mati tuh kecoanya, geplak2in lagi aja sampe mejret, haha.. 




Sistem Motorik Kecoa Digunakan Dalam Bidang Robotik
Dengan mengamati sistem senso-motorik kecoa, dewasa ini dikembangkan berbagai kegunaan praktis dari keunggulan sistem tsb. Misalnya saja para ahli robotik, kini berusaha mengembangkan robot yang memiliki dua sistem sensorik independen. Bidang terapan dari senso-motorik buatan ini, juga cukup luas. Mulai dari produk untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mobil misalnya, sampai ke robot penjelajah untuk misi luar angkasa. Di masa depan, robot penjelajah planit Mars sekelas Spirit atau Opportunity misalnya, bisa dilengkapi sirkuit pengendali ganda, yang berfungsi independen persis seperti sistem senso-motorik kecoa. Jika salah satu sistem macet, yang lainnya tetap berfungsi. Dengan begitu kehandalan misinya dapat dijamin.

Robot yang meniru sistem saraf motorik kecoa, dikembangkan oleh para peneliti robotik di Universita Case Western di Cleveland Ohio, AS, masing-masing Daniel Kingsley, Roger Quinn dan Roy Ritzman, menunjukan bahwa dengan meniru sistem ganda saraf kecoa, terbukti robotnya menjadi lebih handal. Robot berbentuk mobil atau rover seperti penjelajah Mars, akan mengalami kesulitan besar jika salah satu rodanya macet atau sistem pengendaliannya rusak. Namun dengan meniru sistem saraf motorik kecoa, hambatan semacam itu dapat ditanggulangi segera.








Kecoa Membantu Dalam Bidang Medis
Para ilmuwan di india yg sedang mengembangkan teknologi jantung buatan menggunakan jantung kecoak sebagai model, sebuah prototype yg dihasilkan mampu memberikan sebuah jantung buatan yang lebih murah dan lebih bisa diandalkan untuk dicangkok dibanding dengan jantung buatan yang sekarang ada.


Kunci utama jantung buatan tersebut berkaitan dengan sistem pernafasan kecoak yang sangat unik. Kecoak memiliki 13 bilik pemompa darah, sedang manusia hanya memiliki 4. Jika sebuah bilik jantung manusia tidak mampu memompa maka dia akan mendapatkan serangan jantung yang sangat fatal, tapi dengan jantung yang memiliki 13 bilik ini, jantung akan tetap mampu memompa meskipun 1 bilik mengalami kerusakan.


Jantung kecoak yang memiliki 13 bilik membuatnya mampu untuk tetap bertahan meskipun salah satunya mengalami kegagalan, tapi hal itu tidak bisa terjadi pada manusia.
Model yang mereka buat berbasis pada sistem kerja jantung kecoak, dimana mereka membuat mekanisme tekanan menjadi lebih terperinci. Jadi meskipun salah satu bilik gagal, orang yang menggunakan jantung ini masih bisa hidup. 
Jantung buatan ini tidak menekan komponen lain (elemen pemompa) dan menggunakan tekanan yang rendah pada sel darah, ini kata Professor Sujoy Guha sang pemimpin tim penelitian. 


10 orang anggota tim penelitian di Indian Institute of Technology (ITT) yang berada di barat Bengal ini menghabiskan hampir 3 tahun waktunya untuk mengembangkan jantung buatan ini dengan menggunakan bahan metal dan plastik. 
Jantung buatan ini merupakan terobosan baru dan lebih maju dibandingkan dengan jantung buatan yang sekarang ada di pasaran, dimana pemompaan darah masih tergantung pada sebuah bilik. Ini adalah sebuah kemajuan tetapi merupakan satu hal yang rumit. Akan membutuhkan 3 tahun lagi untuk memasarkan produk ini. 


Saat ini produk ini sedang diujicobakan ke binatang, memerlukan beberapa tahun untuk dicobakan ke manusia, kata Professor Sujoy Guha lagi. Diperkirakan harga jantung buatan ini bakal berkisar 100.000 rupee yang hampir sama dengan $2000. Ini 30 kali lebih murah dibandingkan jantung buatan yang ada dipasaran saat ini.






Kecoa Mampu Hidup Di Luar Angkasa
Menurut Anatoly Grigoryev,seorang wakil presiden akademi ilmu pengetahuan rusia,” Kecoak mampu hidup selama 18 bulan di luar stasiun luar angkasa dan diperkirakan bisa hidup di planet yang dihuni oleh alien” Grigoryev mengambil sample penelitian kecoa-nya dari afrika. Kecoak dari afrika ini dipilih karena bisa hidup didaerah yang sangat ekstim,yaitu minus 150 derajat celcius(dingin banget) dan si kecoak ini juga bisa bertahan hidup dengan suhu yang panas sekitar 60 derajat celcius.


naahh.... 
dibalik bentuknya yang menjijikkan ternyata kecoa memiliki kelebihan-kelebihan dan kegunaan yang sama sekali tidak terbayangkan,
seperti mbah buyut ane selalu bilang, "don't judge a book by it's cover". jangan menilai sesuatu dari tampilannya saja, bila kita menggali terus dan terus, pasti kita dapat menemukan sesuatu yang dapat diambil manfaatnya.